Pengaruh Suhu dan Konsentrasi terhadap Proses Pemisahan Nikel dari Logam Pengotor Menggunakan Metode Leaching

Main Article Content

Ade Yanti Nurfaidah
Dheana Putri Lestari
Rheisya Talitha Azzahra
Dian Ratna Suminar

Abstract

Abstrak


Nikel merupakan unsur logam yang penggunaannya sudah dikenal dalam industri, terutama pada pelapisan logam dan paduan. Pengolahan nikel dari bijih nikel laterit (jenis Limonit) menggunakan proses hidrometalurgi Atmospheric Pressure Acid Leaching (APAL) yang dinilai lebih ekonomis karena pemakaian energi dan biaya operasional cukup rendah. Media pelarut yang digunakan berupa larutan asam sulfat (H2SO4). Sebelum dilakukan pengolahan, karakterisasi bijih dilakukan menggunakan X-Ray Diffraction (XRD), X-Ray Flourscence (XRF), dan Scanning Electron Microscopy (SEM). Metode penelitian yang dilakukan yaitu literature review. Hasil review dari beberapa artikel jurnal menunjukkan bahwa kadar nikel yang terkandung pada suatu bijih sekitar 1,42%, 2,94 dan 0,95% serta sisanya adalah pengotor. Kondisi operasi yang tepat akan menghasilkan pemurnian nikel yang cukup tinggi. Parameter kondisi operasi yang dapat memengaruhi proses pemisahan nikel diantaranya suhu operasi yang ditunjukan dengan semakin meningkatnya % ekstraksi nikel seiring dengan kenaikan suhu. Selain suhu operasi, konsentrasi pelarut juga salah satu parameter yang mempengaruhi % ekstraksi karena semakin tinggi ion H+ akan memudahkan proses pelarutan sehingga akan mengikat Nikel Oksida yang terdapat pada bijih. Suhu paling optimal untuk menghasilkan nikel dengan kemurnian tinggi dalam operasi pelindian atmosferik adalah 90°C dan konsentrasi asam sulfat 5 M.


 Kata Kunci: Nikel, pelindian, suhu, konsentrasi


 


Abstract


 Nickel is a metal element whose use is well known in industry, especially in metal and alloy plating. The processing of nickel from laterite nickel ore (Limonite type) uses a hydrometallurgical process of Atmospheric Pressure Acid Leaching (APAL) which is considered more economical because energy consumption and operational costs are quite low. The solvent medium used is a solution of sulfuric acid (H2SO4). Prior to processing, ore characterization was carried out using X-Ray Diffraction (XRD), X-Ray Flourscence (XRF), and Scanning Electron Microscopy (SEM). The research method literature review article. The results of reviews from several journal articles show that the nickel content contained in an ore is around 1.42%, 2.94% and 0.95% and the rest is impurity. The right operating conditions will result in relatively high nickel refining. The operating condition parameters that can affect the nickel separation process include the operating temperature which is indicated by the increasing % nickel extraction along with the increase in temperature. In addition to operating temperature, solvent concentration is also one of the parameters that affects the% extraction because the higher the H+ ion will facilitate the dissolving process so that it will bind to the Nickel Oxide contained in the ore. The optimal temperature to produce high-purity nickel in atmospheric leaching operations is 90°C and a sulfuric acid concentration of 5 M.


Keywords: Nickel, leaching, temperature, concentration

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Nurfaidah, A. Y., Lestari, D. P., Azzahra, R. T., & Suminar, D. R. (2020). Pengaruh Suhu dan Konsentrasi terhadap Proses Pemisahan Nikel dari Logam Pengotor Menggunakan Metode Leaching. FLUIDA, 13(2), 81-92. https://doi.org/10.35313/fluida.v13i2.2388
Section
Articles

References

A. Petrovski, dkk. 2019. Kinetic Models of Nickel Laterite Ore Leaching Process. International Scientific Journal “Machines Technologies Materials”, year XIII, issue 11, P.P : 487-490.
Ağaçayak dan Aras. 2017. Dissolution Kinetics of Nickel from Gördes (Manisa-Turkey) Lateritic Ore by Sulphuric Acid Leaching Under Effect of Sodium Fluoride. Selcuk University Journal of Enginering Science and Technlogy, 5(3):353-354.
Altansukh, Batnasan dkk. 2014. Recovery of Nickel and Cobalt from a Low Grade Laterite Ore. Resources Processing 61 : 100-109.
Büyükakinci, E. dan Topkaya, Y. A. (2009). Extraction of nickel from lateritic ores at atmospheric pressure with agitation leaching. Hydrometallurgy, 97(1–2) : 33–38.
Fadilah, Abdurrahman Hanif. 2020. Studi Pengaruh Variasi Konsentrasi Asam Sulfat Dan Persen Solid Terhadap Ekstraksi Nikel Pada Pelindian Bijih Nikel Laterit. Diploma Thesis, Universitas Teknologi Sumbawa.
Fathoni dan Mubarok. 2016. Studi Kinetika Pelindian Bijih Nikel Limonit dari Pulau Halmahera dalam Larutan Asam Nitrat. Majalah Metalurgi 1:1-63.
Febriana, Eni., dkk. 2018. Kinetika dan Mekanisme Pelindian Nikel dari Bijih Limonit : Pengaruh Waktu dan Temperatur. Metalurgi (2018) 2: 61-68.
Gustiana, dkk. 2018. Pelindian Nikel dari Bijih Limonit Low-Grade Pomalaa Menggunakan Pelarut Asam Asetat. ISSN 1693-4393 A8 : 1-7
Hosseini, S. A., Raygan, S., Rezaei, A., dan Jafari, A. (2017). Leaching of nickel from a secondary source by sulfuric acid. Journal of Environmental Chemical Engineering, 5(4): 3922–3929
Javanshir, Sepideh., dkk. 2018. Atmospheric pressure leaching of nickel from a low-grade nickelbearing ore. Physicochem. Masalah. Buruh tambang. Proses. 54 (3): 580-900.
Luo, dkk. 2010. Kinetics of saprolitic laterite leaching by sulphuric acid at atmospheric pressure. Elsevier Mining Engineering, 23(6):458-462.
Muzayanha, dkk. 2020. Comparative Study of Various Kinetic Models on Leaching of NCA Cathode Material. Indonesian Journal of Chemistry, 20(6):1291-1300.
Safitri, Nina dkk. 2018. Recovery of nickel and cobalt as MHP from limonitic are leaching solution: Kinetics analysis and precipitate characterization. AIP Conference Procedings (020030) :1-10.
Solihin, dkk. 2014. Pelindian Bijih Nikel Laterit Sulawesi Tenggara dalam Media Asam Sulfat. ISBN 978-979-8636-23-3 : 527-534.
Stopic, S dkk. (t.t). Kinetics of Sulfuric Acid Leaching of The Serbian Nickel Lateritic Ore Under Atmospheric Pressure. UDC:553.481:699.243=20 : 235-244.
Wahyuadi, Johnny dan Adiyanto Naufal. 2016. Pengaruh Waktu Pemanggangan Dalam Proses Pirometalurgi Dengan Menggunakan Batubara sebagai Reduktor Terhadap Peningkatan Hasil Ekstraksi Ni Dari Batuan Saprolit. Fakultas Teknik : Universitas Indonesia.
Wanta, dkk. 2017. Studi Kinetika Proses Leaching Nikel Laterit Dalam Suasana Asam pada Kondisi Atmosferis. Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat: Universitas Katolik Parahyangan.
Wanta, dkk. 2017. Uji Validitas Model Shrinking Core terhadap Pengaruh Konsentrasi Asam Sitrat dalam Proses Leaching Nikel Laterit. Jurnal Rekayasa Proses.11 (1) : 30-35.
Wanta, dkk. 2018. Studi Kinetika Proses Atmospheric Pressure Acid Leaching Bijih Laterit Limonit Menggunakan Larutan Asam Nitrat Konsentrasi Rendah. Jurnal Rekayasa Proses 12(2): 77-84.
Yulianti, Sri. 2020. Studi Pelindian Nikel Menggunakan Asam Sulfat Dan Asam Fosfat Terhadap Selektivitas Bijih Nikel Laterit Low-Grade Pt. Antam Tbk Ubpn Sulawesi Tenggara. Diploma Thesis, Universitas Teknologi Sumbawa.