Pengaruh Gelling Agent terhadap Pembentukan Oleogel Berbasis Canola Oil

  • Dhyna Analyes Trirahayu Politeknik Negeri Bandung
  • Budi Santoso Politeknik Negeri Bandung

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan kekayaan hayati tinggi. Salah satu hasil kehutanan yang melimpah di Indonesia adalah pulp. Selain sebagai kertas, pulp juga dapat diolah menjadi produk turunan lain yang memiliki nilai jual lebih tinggi, salah satunya selulosa. Kandungan selulosa dalam pulp cukup tinggi dapat mencapai lebih dari 90%. Dari selulosa ini banyak produk turunan yang dapat dihasilkan dengan nilai ekonomi yang lebih tinggi dan sangat bermanfaat. Turunan selulosa dapat dimanfaatkan sebagai gelling agent salah satunya untuk membentuk oleogel. Oleogel adalah gel di mana fasa cairnya adalah minyak, berbeda dengan hidrogel, yang memiliki fasa cair air. Potensi aplikasi dari oleogel sangat beragam di industri makanan, farmasi, kosmetik, dan petrokimia. Salah satu produk turunan selulosa yang dapat dimanfaatkan sebagai gelling agent adalah hydroxypropyl methyl cellulose (HPMC). Penelitian ini bertujuan untuk melakukan observasi terhadap pembentukan oleogel berbasis minyak canola dengan menggunakan HPMC dan Xanthan Gum (XG) sebagai gelling agents. Pembentukan oleogel dilakukan menggunakan kombinasi HPMC dan XG dengan komposisi yang divariasikan menggunakan metode pengadukan. Oleogel terbaik diperoleh menggunakan kombinasi gelling agent HPMC : XG = 1 : 1 sebanyak 2 gr (2%  b/b).

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Dhyna Analyes Trirahayu, Politeknik Negeri Bandung
Jurusan Teknik Kimia
Budi Santoso, Politeknik Negeri Bandung

Jurusan Teknik Kimia

References

Daniel J, Rajasekaran R. 2003. Organogelation of plant oils and hydrocarbons by longchain saturated FA, fatty alcohols, wax esters, and dicarboxylic acids. J Am Oil Chem Soc (80) 417–421

Davidovich-Pinhas, Maya, Andrew J. Gravelle, Shai Barbut, Alejandro G. Marangoni. 2015. Temperature effects on the gelation of ethylcellulose oleogels. Food Hydrocolloids (46) 76-83

Gandolfo FG, Bot A, Flöter E. 2004. Structuring of edible oils by long-chain FA, fatty alcohols, and their mixtures. J Am Oil Chem Soc (81) 1–6

Gravelle, A. J., M. Davidovich-Pinhas, A.K. Zetzl, S. Barbut, A.G. Marangoni. 2016. Influence of solvent quality on the mechanical strength of ethylcellulose oleogels. Carbohydrate Polymers (135) 169–179

Hughes NE, Marangoni AG, Wright AJ, Rogers MA, Rush JWE. 2009. Potential food applications of edible oil organogels. Trends Food Sci Technol (20) 470–80.

Meng, Zong, Keyu Qi, Ying Guo, Yong Wang, Yuanfa Liu. 2018. Effects of thickening agents on the formation and properties of edible oleogels

based on hydroxypropyl methyl cellulose. Food Chemistry (246) 137-149

Patel, A. R., Schatteman, D., Lesaffer, A., & Dewettinck, K. 2013. A foam-templated approach for fabricating organogels using a water-soluble polymer. Rsc Advances, 509 3 (45) 2 2900-22903

Patel, A. R., Cludts, N., Bin Sintang, M. D., Lesaffer, A., & Dewettinck, K. 2014. Edible oleogels based on water soluble food polymers: preparation, characterization and potential application. Food & Function, 5 (11) 2833-2841.

Phillips, G. O. and P. A. Williams, eds. 2000. Handbook of Hydrocolloids. Cambridge: CRC Press.

Prabhu, Deene Manik and Wen-Jun Li. 2015. The Most Abundant Natural Resource: Cellulose and Its Derivatives and Their Applications, 567 hal, New York, Nova Science Publishers, Inc.

Wüstenberg, Tanja. 2015. Cellulose and Cellulose Derivatives in the Food Industry: Fundamentals and Applications.

Published
2019-11-29
Section
Articles