Sistem Lampu Lalu Lintas Otomatis Menggunakan Jaringan Radio pada Frekuensi 433 MHz Dengan Sensor Ultrasonik

  • Indah Rahmawati Politeknik Negeri Bandung
  • Teddi Hariyanto Politeknik Negeri Bandung

Abstract

Kemacetan adalah kondisi tersendatnya atau terhentinya lalu lintas. Kemacetan disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya adalah volume kendaraan yang melebihi kapasitas jalan dan adanyahambatan pada jalan seperti persimpangan lampu lalu lintas. sistem pengaturan lampu lalu lintas kebanyakan masih dilakukan secara manual di pusat kontrol ATCS yang di-remote dari pusat. Oleh karena itu dibuatlah alat dengan sistem otomatis tanpa kendali manusia yang dapat cukup efektif membagi delay waktu lampu hijau pada lampu lalu lintas di setiap persimpangan sehingga dapat menekan angka kemacetan. Sistem ini akan menentukkan delay waktu lampu lalu lintas berdasarkan skala prioritas yang ditentukan dari tingkat kemacetan setiap ruas jalan yang terdeteksi melalui menggunakan sensor ultrasonik. Untuk menghitung delay lampu hijau maka dibutuhkan data-data kemacetan setiap ruas jalan di persimpangan. oleh karena itu semua lampu lalu lintas ruas jalan saling terhubung dalam jaringan komunikasi radio yang bekerja di frekuensi 433 MHz. Salah satu ruas jalan berperan sebagai master dan ruas jalan lainnya berperan sebagai slave dimana master berperan untuk mengontrol slave. Dari percobaan yang sudah dilakukan, alat sudah berhasil mendeteksi kemacetan dengan akurat dan mampu untuk saling berkomunikasi antar lampu lalu lintas. Alat juga sudah dapat mengolah data kemacetan dan menghasilkan delay lampu hijau untuk masing-masing lampu lalu lintas.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2020-09-15