Optimasi Pembuatan Serbuk Madu Dengan Menggunakan Metoda Pengeringan Vakum
DOI:
https://doi.org/10.35313/irwns.v3i0.493Keywords:
serbuk madu, madu cair, pengeringan vakum, gulaAbstract
Madu telah lama banyak dimanfaatkan manusia, terutama yang berkaitan untuk kesehatan. Secara alamiah, madu berbentuk cairan kental yang berasal dari sarang lebah atau bunga dan banyak mengandung gula. Sifat madu yang higroskopis jika berada pada tempat dengan kelembaban relatif tinggi seperti di Indonesia akan memudahkan kadar air dalam madu menjadi semakin tinggi. Hal ini akan menyebabkan madu mudah terfermentasi sehingga komposisinya akan berubah.kadar air yang tinggi juga akan menyebabkan madu mudah terkontaminasi oleh mikroorganisme terutama ragi sehingga kualitasnya akan turun. Dengan mengubah madu dari cair menjadi serbuk maka akan membantu mempermudah dalam , pengemasan, penyimpanan maupun transportasinya. Pada penelitian ini dicoba dilakukan beberapa variasi tekanan, temperatur, waktu pengeringan untuk mendapatkan kondisi optimum pembuatan serbuk madu. Bahan baku yang digunakan berupa madu cair yang berasal dari daerah Probolinggo. Sebagai bahan pengisi ditambahkan gula. Pelaksanaan pembuatan serbuk madu dilakukan dengan  mengeringkan secara vakum pada berbagai  tekanan dan temperature kemudian dilakukan penghalusan, dan pengayakan. Dari hasil  penelitian diperoleh kondisi operasi optimum sebagai berikut. Tekanan : 100mbar,temperatur 70 OC,dan waktu pengeringan 2 jam.Kadar air pada serbuk madu yang dihasilkan relatif kecil berkisar antara 0.8 – 2.85%.Komposisi  madu: gula = 4:6 merupakan komposisi yang optimum dari aspek kadar air,warna dan aroma.Downloads
Download data is not yet available.
Downloads
Published
2012-07-11
Issue
Section
Articles